Menu
Economic
Social
Environmental
Hoax Buster
Technology & Innovation
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tok! Proporsi DMO Sawit Naik 10 Persen Per Hari Ini

Tok! Proporsi DMO Sawit Naik 10 Persen Per Hari Ini Kredit Foto: Antara/Patrik Cahyo Lumintu
ToP Core, Jakarta -

Kementerian Perdagangan RI menetapkan kenaikan alokasi pemenuhan pasar domestik atau Domestic Market Obligation (DMO) bahan baku minyak goreng sebesar 30 persen. Keputusan ini mulai berlaku Kamis (10/3/2022). 

“DMO ini akan dinaikkan dari 20 persen hari ini menjadi 30 persen mulai Kamis pagi untuk memastikan adanya stok yang cukup untuk kebutuhan dalam negeri,” ungkap Mendag Lutfi dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (9/3/2022).

Baca Juga: Potensi Produk Sawit Skala UKMK dan Manfaat yang Diberikan

Lebih lanjut disampaikan Mendag Lutfi, DMO yang bersifat jangka panjang ini menjadi kewajiban eksportir CPO, UCO, dan biodiesel. 

“Kenaikan ini diatur dalam aturan Dirjen Jenderal Perdagangan Dalam Negeri. Kemendag akan mengendalikan bahan baku minyak goreng sehingga bahan baku minyak goreng tersedia,” ungkap Mendag Lutfi.

Kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng, dikatakan Mendag Lutfi, tetap dipertahankan. Bahkan kebijakan ini diperkuat untuk menjaga stabilitas harga minyak goreng.

“Jika merujuk DPO tersebut, penerapan harga eceran tertinggi minyak goreng curah sebesar Rp11.500/liter, kemasan sederhana Rp13.500/liter, dan kemasan premium Rp14.000/kg sangat mungkin dilakukan,” kata Mendag Lutfi.

Baca Juga: Tingkatkan UKMK Berbasis Sawit, BPDPKS Gelar Workshop Digitalisasi dan Hilirisasi Produk Sawit untuk Petani

Penulis/Editor: Ellisa Agri Elfadina

Bagikan Artikel: