Menu
Economic
Social
Environmental
Hoax Buster
Technology & Innovation
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mengenal RSPO dan Perkembangannya Bagi Sektor Industri Sawit Berkelanjutan

Mengenal RSPO dan Perkembangannya Bagi Sektor Industri Sawit Berkelanjutan Kredit Foto: Antara/Iggoy el Fitra
ToP Core, Jakarta -

Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) merupakan salah satu organisasi yang mempelopori upaya transformasi berkelanjutan sektor industri perkebunan sawit dunia. RSPO telah berkembang dari 200 anggota di 16 negara menjadi 5.700 anggota di lebih dari 100 negara dan wilayah dalam 20 tahun terakhir, dan meningkatkan wilayah bersertifikat global dari 125.000 hektar menjadi 4,9 juta hektar di 23 negara pada tahun 2023.

Baca Juga: Tahun 2024, Harga CPO Diperkirakan Lebih Baik Daripada Tahun Sebelumnya

Pasokan Minyak Sawit Berkelanjutan Bersertifikasi (Certified Sustainable Palm Oil/CSPO) mencapai tonggak sejarah baru yakni sebesar 15,4 juta MT pada tahun 2023. Sementara lisensi Merek Dagang RSPO meningkat menjadi lebih dari 1.600 di lebih dari 100 negara, dengan pertumbuhan terlihat di Tiongkok, Jepang, dan Asia Tenggara.

Dikatakan CEO RSPO Joseph D’Cruz, peran RSPO dalam mempromosikan minyak sawit berkelanjutan sangat penting untuk memastikan relevansinya, karena pengawasan terhadap keberlanjutan komoditas akan semakin meningkat di masa depan.

Perkembangan peraturan dalam beberapa tahun terakhir mencerminkan ekspektasi yang lebih tinggi dari perusahaan dan pemasok komoditas terhadap isu keberlanjutan dan hak asasi manusia. Menurut D’cruz, ketertarikan ini juga terlihat di negara-negara berkembang seperti India dan Tiongkok, yang mulai menggunakan minyak sawit yang lebih berkelanjutan. Alih-alih bersikap defensif, dia merasa senang dengan peluang yang ada.

Baca Juga: Sumringah di 2024, Harga Sawit Diperkirakan Meningkat, Apa Penyebabnya?

“Industri ini memiliki rekam jejak yang luar biasa dalam mampu menghadapi tantangan keberlanjutan. Hal ini menempatkan kita pada posisi untuk berbuat lebih baik dibandingkan banyak orang lain. EUDR adalah contoh yang bagus,” katanya.

Hal ini karena RSPO telah melarang konversi hutan primer sejak tahun 2005, dan standar tahun 2018 mengharuskan identifikasi dan pelestarian kawasan dengan nilai konservasi tinggi dan stok karbon tinggi.

Penulis/Editor: Ellisa Agri Elfadina

Bagikan Artikel: