Menu
Economic
Social
Environmental
Hoax Buster
Technology & Innovation
Video
Indeks
About Us
Social Media

Gubernur Kalteng Menyakini Pentingnya Kehadiran Pengusaha dengan Investasi Bersama Pemerintah

Gubernur Kalteng Menyakini Pentingnya Kehadiran Pengusaha dengan Investasi Bersama Pemerintah Kredit Foto: Dok. ANJ.
ToP Core, Jakarta -

Penegakan hukum menjadi bagian penting dalam tata kelola sawit di Indonesia karena terkait dengan kenyamanan dan keamanan berinvestasi. Sayangnya, industri kelapa sawit Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai tantangan regulasi yang belum terselesaikan secara sistematis.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menerbitkan 20 SK yang melibatkan setidaknya 2.128 perusahaan dengan luas lahan 2,17 juta hektar yang teridentifikasi masuk kawasan hutan. Apabila 2,17 juta hektar perkebunan kelapa sawit tersebut didenda dan dicabut izinnya, Indonesia akan kehilangan 6,9 juta ton CPO atau setara dengan nilai devisa USD 7,25 miliar atau Rp112 triliun.

Baca Juga: DSNG Mencatatkan Kenaikan Produktivitas CPO Sebesar 3,5% Pada Tahun 2023

Terkait hal ini, Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menyebutkan, tantangan ini berdampak besar terhadap iklim investasi serta kehidupan masyarakat Kalteng. Pasalnya, daerah yang memiliki luasan terbesar ketiga atau seluas 1,9 juta hektar ini tengah mengalami krisis sosial akibat penjarahan besar-besaran terhadap perusahaan perkebunan kelapa sawit yang telah berlangsung dua tahun terakhir. Menurutnya, masalah ini berpangkal pada masalah kawasan hutan dan masalah plasma. 

Sugianto Sabran meyakini pentingnya kehadiran pengusaha dengan investasi yang dilakukan bersama pemerintah. Menurutnya, hal ini akan mendorong terbukanya lapangan kerja, mengurangi angka kemiskinan, membangun sumber daya manusia (SDM) serta membangun infrastruktur daerah. 

Baca Juga: Investasi Industri Sawit Indonesia Membutuhkan Kepastian Hukum

“Semua pihak harus mencari solusi. Maka itu, selain diskusi diperlukan langkah riil dalam menyikapi persoalan. Saya ingin pengusaha atau siapa saja yang berinvestasi di Kalteng aman dan nyaman, sehingga berdampak baik bagi pembangunan, juga masyarakat setempat. Termasuk pada segi infrastuktur, kesehatan, Pendidikan, dan lainnya,” ungkap Sugianto Sabran. 

Penulis/Editor: Ellisa Agri Elfadina

Bagikan Artikel: